Monday, March 12, 2012

Polisi Imbau Begal Menyerah


TULANGBAWANG TENGAH -
Kepolisian Sektor (Polsek) Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tuba Barat) meminta agar Anung (25) warga Haduyang Ratu, Bungamayang Kabupaten Lampung Utara (Lampura) untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak, pihaknya akan memberikan tindakan tegas. Sebab satu tersangka yang kini telah mendekam di Mapolsek Tuba Tengah guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tulangbawang Tengah (TbT) AKP. Muslikh melalui Perwira Unit Reskrim Ipda Aladine mengatakan bahwa pihaknya kini masih melakukan berbagai upaya agar tersangka menyerahkan diri. Salah satunya meminta agar tersangka yang kini mendekam di balik jeruji besi dapat meminta ke pihak keluarganya untuk membujuk Anung untuk menyerahkan diri. Namun jika tidak, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas, guna lebih memberikan efek jera.
  
Dijelaskan Aladine, tindakan tegas terpaksa dilakukan sebab pelaku kejahatan dengan kekerasan seperti begal saat ini tidak pandang bulu. Bukan hanya rakyat sipil, para pelaku juga tidak segan-segan melukai aparat kepolisian dan TNI. “Jadi kami harap agar tersangka ini menyerahkan diri. Sebab sampai kapan pun pasti akan tetap kami kejar,”paparnya.

Kepada masyarakat dan keluarganya, Aladine berharap agar membantu Polisi memberikan pemahaman agar pelaku dapat menyerahkan diri. Sebab Polisi berjanji akan membantunya jika mereka bersedia menyerahkan tersangka ke penyidik yang kini terus melakukan pengejaran. “Kalau mereka membantu kami, tentu kami pun bersedia membantunya. Tapi kalau tidak ya terpaksa kami berikan tindakan tegas sampai kapan pun dia ketemu,”tegasnya kemarin.

Sebagai daerah baru, Polsek Tuba Tengah menurut Muslikh menjadi garda terdepan dalam bidang keamanan. Karena itu ia pun telah memerintahkan seluruh anggotanya dalam berbagai unit untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Tuba. “Tanggung jawab keamanan ada di pundak saya, karenanya saya harapkan agar Anung menyerahkan diri. Kalau tidak, tentu tidak ada lain selain tindakan tegas sebagaimana prosedur dalam institusi kepolisian,”tutupnya.

Seperti diketahui, Polsek Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawabng Barat (Tuba Barat) berhasil meringkus Adi Saputra Bin Muhlisin (16) warga Handuyang Ratu, Bungamayang Kabupaten Lampung Utara, sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (6/3) lalu. Kini tersangka tengah diperiksa secara intensif untuk mengetahui di mana saja lokasi ia melakukan tindak pidana yang sama.

Kapolsek Tulangbawang Tengah (TbT) AKP. Muslikh  menerangkan, Adi merupakan kawanan begal bersenjata api rakitan yang sering meresahkan masyarakat di Kabupaten Tuba Barat. Pelaku begal tersebut berhasil ditangkap oleh massa saat gagal membawa kabur sepeda motor Satria FU milik Edi Riwanto Warga Penumangan Baru, Kecamatan Tulangbawang Tengah. "Adi merupakan kawanan begal yang selalu meresahkan warga di wilayah hukum mapolsek Tulangbawang Tengah dan sekitarnya," ujarnya.

Dikatakannya, pelaku berhasil ditangkap massa saat gagal membawa kabur sepeda motor Satria FU yang dikendarai oleh Edi Riwanto dan Ujud Surya. Dalam aksinya, pelaku bersama temannya Anung (25) masih DPO berjalan kaki, sampai dijalan rusak dekat perkebunan karet PT. HIM kedua pelaku menghadang korban dengan menodongkan senjata api rakitan kearah korban.
Dari pelaku lanjut Muslikh, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu pucuk senpi rakitan berisi lima butir amunisi serta motor milik korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendekam di Mapolsek Tulangbawang Tengah. “Satu orang pelaku masih DPO. Adi dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara serta undang-undang darurat ancaman 12 tahun 51,”pungkasnya. (fei/dra)
Share this article now on :